Spirit Kebersamaan: Gerakan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tarai Bangun dalam Pembangunan Masjid
Pekanbaru — Semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama
dalam gerakan pembangunan masjid yang digagas oleh Pimpinan Ranting
Muhammadiyah Tarai Bangun. Di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern,
nilai gotong royong yang dihidupkan kembali oleh warga Muhammadiyah di Tarai
Bangun menjadi bukti bahwa persatuan umat masih menjadi fondasi penting dalam
membangun peradaban Islam.
Pembangunan masjid bukan sekadar mendirikan bangunan fisik,
tetapi juga menjadi simbol kebangkitan spiritual dan sosial masyarakat. Masjid
diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat,
pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ketua pembangunan Masjid Sunrayo mengungkapkan bahwa proses
pembangunan ini merupakan hasil dari kerja sama seluruh elemen masyarakat. Ia
menuturkan bahwa sejak awal, pembangunan masjid ini dirancang bukan hanya
sebagai tempat ibadah, tetapi sebagai pusat aktivitas umat yang mampu menjawab
kebutuhan masyarakat sekitar.
“Pembangunan masjid ini adalah wujud nyata dari semangat
kebersamaan. Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, baik dalam
bentuk tenaga, pikiran, maupun dukungan material. Ini menjadi kekuatan utama
dalam mempercepat proses pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan berbagai kalangan,
mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu, menunjukkan bahwa masjid
benar-benar menjadi milik bersama. Dengan demikian, diharapkan keberadaan
masjid nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan
masyarakat.
Sementara itu, pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tarai
Bangun menegaskan bahwa gerakan ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan
fisik, tetapi juga pembangunan karakter umat. Masjid diharapkan menjadi pusat
kegiatan keagamaan yang mampu melahirkan generasi yang religius, berakhlak
mulia, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Semangat gotong royong yang terus terjaga dalam proses
pembangunan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan masih hidup dan
berkembang di tengah masyarakat. Hal ini sekaligus memperkuat peran masjid
sebagai pusat peradaban Islam yang tidak hanya kokoh secara fisik, tetapi juga
kuat dalam nilai spiritual dan sosial.
Melalui gerakan ini, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tarai
Bangun berharap pembangunan Masjid Sunaryo dapat segera rampung dan menjadi
pusat kegiatan umat yang membawa manfaat luas bagi masyarakat Tarai Bangun dan
sekitarnya.